
Alhamdulillah, kabar membahagiakan kembali datang dari keluarga besar Alexandria Islamic School (AIS). Keenzha Athallah, salah satu siswa kami, menorehkan dua prestasi di bidang matematika pada tahun 2026, satu di tingkat nasional dan satu di ajang internasional.
Pencapaian ini menjadikan Keenzha salah satu siswa berprestasi olimpiade matematika yang membanggakan sekolah, sekaligus menjadi pengingat bahwa ketekunan yang dijaga dengan baik akan membuahkan hasil.
Dua Prestasi Matematika dalam Satu Tahun
Berdasarkan unggahan resmi Instagram @alexandriaislamicschool pada 31 Oktober 2026, Keenzha Athallah meraih:
- Medali Emas bidang Matematika dalam ajang Indonesian Young Science Competition (IYSC) 2026 yang diselenggarakan oleh POSI.
- Silver Medallist (Level Cadet) dalam ajang internasional International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2026.
Dalam video yang dibagikan, Keenzha tampil mengenakan seragam sekolah sambil memegang sertifikat penghargaannya.
Mengenal IYSC 2026 oleh POSI
IYSC diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI). Menurut halaman resmi kompetisi IYSC 2026 di situs POSI, ajang ini merupakan kompetisi sains tingkat nasional berbasis daring dengan standar soal dan penilaian yang mengacu pada standar OSN. Pada edisi 2026, kompetisi dijadwalkan pada 25 Oktober 2026.
Format daring memungkinkan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia ikut bersaing. Karena itu, meraih medali emas di ajang ini berarti mampu menunjukkan kemampuan terbaik di antara peserta dari banyak sekolah.
Mengenal IKMC: Kompetisi Matematika Internasional
International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC), atau dikenal juga sebagai Kangaroo Math, adalah kompetisi matematika internasional yang soal-soalnya disusun di bawah naungan Association Kangourou sans Frontières. Kompetisi ini diikuti pelajar dari banyak negara dan dibagi ke dalam beberapa level sesuai tingkat kelas.
Soal-soal Kangaroo dikenal tidak sekadar menguji hafalan rumus, tetapi menuntut logika, penalaran, dan kreativitas dalam memecahkan masalah. Di Indonesia, level Cadet diperuntukkan bagi siswa kelas 7–8, sebagaimana tercantum pada informasi IKMC dari penyelenggara Klinik Pendidikan MIPA.
Mengapa Olimpiade Matematika Bermanfaat bagi Anak?
Mengikuti olimpiade bukan semata soal medali. Ada banyak bekal berharga yang didapat anak selama proses persiapan dan pelaksanaannya:
- Melatih berpikir kritis dan logis. Soal olimpiade biasanya menuntut anak menganalisis masalah dari berbagai sudut.
- Membangun ketekunan. Latihan rutin mengajarkan bahwa kemampuan tumbuh lewat usaha yang konsisten.
- Belajar mengelola tekanan. Mengerjakan soal dengan batas waktu melatih ketenangan dan fokus.
- Menumbuhkan kepercayaan diri. Setiap pencapaian, sekecil apa pun, menambah keyakinan anak pada kemampuannya.
- Memperluas wawasan. Ajang internasional memperkenalkan anak pada standar soal dari luar negeri.
Dalam pandangan Islam, menuntut ilmu adalah ibadah. Semangat belajar yang dibarengi niat yang lurus akan menjadikan ilmu bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
Lingkungan yang Mendukung Siswa Berprestasi
Prestasi seorang siswa lahir dari usaha pribadi, doa orang tua, dan lingkungan yang mendukung. Di Alexandria Islamic School, pendampingan akademik dirancang secara personal melalui 3 in 1 PAS Method, yaitu pendekatan yang mencakup akademik, perilaku, dan life skill.
Pendekatan akademik yang personal
Kegiatan belajar di AIS menggunakan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan materi Cambridge English Assessment. Sistem moving class membuat siswa lebih aktif berpindah kelas sesuai mata pelajaran. Sekolah juga menyediakan program remedial bagi siswa yang membutuhkan penguatan serta enrichment (pengayaan) bagi siswa dengan kemampuan di atas rata-rata. Informasi lengkapnya tersedia di halaman Akademik SMP Alexandria.
Konselor yang mengenal setiap siswa
Setiap konselor di AIS membina 10–15 siswa. Dengan jumlah binaan yang terbatas, konselor dapat mengenali potensi, minat, dan kebutuhan setiap anak, termasuk mendorong siswa yang memiliki minat di bidang sains dan matematika. Perkembangan siswa dilaporkan kepada orang tua melalui Student Monthly Progress Report.
Tradisi prestasi yang terus berlanjut
Prestasi Keenzha melanjutkan semangat berprestasi siswa-siswi AIS di berbagai bidang. Sebelumnya, misalnya, siswa SMA Alexandria melaju ke tahap final presentasi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) di Universitas Pendidikan Indonesia dengan penelitian pemanfaatan limbah kulit lemon menjadi edible drinking straw.
Sekolah Islam Berprestasi di Bekasi
Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah Islam berprestasi di Bekasi, prestasi siswa dapat menjadi salah satu gambaran tentang budaya belajar di sebuah sekolah. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana sekolah menjaga keseimbangan antara prestasi akademik, akhlak, dan kesejahteraan anak.
Alexandria Islamic School, yang berdiri sejak 2012 di Rawalumbu, Bekasi, menyelenggarakan pendidikan boarding dan fullday untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. SMP dan SMA Alexandria telah terakreditasi A sejak 3 Mei 2023. Selain akademik, siswa juga dibina melalui program Tahfidz dan tiga bahasa asing: Inggris, Arab, dan Jerman.
Selamat, Keenzha!
Seluruh keluarga besar Alexandria Islamic School mengucapkan selamat kepada Keenzha Athallah. Semoga terus konsisten mengukir prestasi, rendah hati, dan menginspirasi teman-teman untuk berani mencoba.
Tonton video ucapan selamatnya di Instagram resmi kami: Prestasi Keenzha Athallah di IYSC 2026 dan IKMC 2026.
Bersama Kami, Wujudkan Potensi Terbaik Ananda
PPDB Tahun Ajaran 2027/2028 Alexandria Islamic School untuk jenjang SD, SMP, dan SMA telah dibuka. Kunjungi halaman Penerimaan Siswa Baru untuk informasi pendaftaran, atau hubungi kami:
- Telepon: (021) 8243 3400
- Email: [email protected]
- Alamat: Jl. Pengasinan Raya No. 50, Rawalumbu, Bekasi

